Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Prinsip Kerja Differential Amplifier

    Halo sobat super, dalam postingan ini kita akan belajar tentang differential amplifier. Nah sobat super pasti sudah tidak asing lagi dengan komponen ini, yaitu differential amplifier. Differential amplifier adalah kombinasi dari inverting dan non inverting amplifier. Pada dasarnya differential amplifier mengambil dua nilai tegangan masukan, lalu menemukan perbedaan atau rasio diantara keduanya dan menguatkannya. Sirkuit differential amplifier diberikan oleh gambar 1. Untuk memperoleh fungsi transfer sirkuit maka kita akan menerapkan prinsip superposisi seperti yang ditunjukkan oleh gambar 2. 
Gambar 1. Rangkaian Differential Amplifier

Gambar 2. Rangkaian Superposisi pada Differential Amplifier

    Jika pengaturan vin2 sama dengan nol ke ground dibawah resistor R1 (Seperti yang ditunjukkan gambar 2 kiri), maka sirkuit akan menjadi  standar opamp inverting dengan memiliki resistensi antara terminal positif dan ground (Seperti yang ditunjukkan gambar 2b). Efek resistensi tersebut hanya untuk menyeimbangkan arus bias, untuk sirkuit parsial seperti ini maka fungsi transfer diberikan oleh :

\( {{V}_{out}}=-\frac{{{R}_{f}}}{{{R}_{1}}}{{V}_{in1}}\begin{matrix} {} & {} & (1) \\ \end{matrix} \)

Jika pengaturan vin1 sama dengan nol ke ground dibawah resistor R1 (Seperti yang ditunjukkan gambar 2 kanan), maka sirkuit akan menjadi amplifier noninverting dengan pembagi tegangan pada input, 

\({{V}_{out}}=\frac{{{R}_{f}}+{{R}_{1}}}{{{R}_{1}}}{{V}^{'}}\begin{matrix} {} & {} & (2) \\ \end{matrix}\)

Hubungan antara Vin2 dan V’ diberikan oleh persamaan pembagi tegangan :

\({{V}^{'}}=\frac{{{R}_{f}}}{{{R}_{f}}+{{R}_{1}}}{{V}_{in2}}\begin{matrix} {} & {} & (3) \\ \end{matrix}\)

Persamaan (3) disubtitusi kedalam persamaan (2), sehingga didapatkan :

\({{V}_{out}}=\frac{{{R}_{f}}+{{R}_{1}}}{{{R}_{1}}}\frac{{{R}_{f}}}{{{R}_{f}}+{{R}_{1}}}{{V}_{in2}}=\frac{{{R}_{f}}}{{{R}_{1}}}{{V}_{in2}}\begin{matrix} {} & (4) \\ \end{matrix}\)

Dengan menggunakan prinsip superposisi kita telah mendapatkan dua solusi parsial (persamaan 1 dan persamaan 4), selanjutkan kita kombinasikan dua persamaan tersebut untuk mendapatkan fungsi transfer diantar dua tegangan masukan, 

\({{V}_{out}}=\frac{{{R}_{f}}}{{{R}_{1}}}\left( {{V}_{in2}}-{{V}_{in1}} \right)\begin{matrix} {} & {} & (5) \\ \end{matrix}\)

Persamaan (5) adalah penyelesaian dari rangkaian differential amplifier seperti yang ditunjukkan oleh gambar (1). Jadi tegangan keluaran dari gambar (1) dapat dicari dengan menggunakan persamaan (5). Perlu diingat bahwa rasio antara Rf dan R1 adalah sebanding dengan gain, 

\(Gain=\frac{{{R}_{f}}}{{{R}_{1}}}\begin{matrix} {} & {} & (6) \\ \end{matrix}\)

Nah sampai disini dulu postingan tentang differential amplifier ya sobat, jangan lupa share keteman-teman sobat, dan berikan komentar anda mari kita berdiskusi lebih jauh. 

Regard. 

Supermipa.

Posting Komentar untuk "Prinsip Kerja Differential Amplifier "