Awal Mula Alam Semesta Lahir | Eps. 2

    Halo sobat super setelah kita menikmati perjalanan pada episode 1, mari kita mulai lagi perjalanan kita dalam menembus dimensi ruang dan waktu untuk melacak riwayat alam semesta kita tercinta ini 😁. Setelah satu per setriliun detik berlalu, alam semesta pada saat itu masih sangat panas. Sesudah perpisahan antara gaya elektro lemah dan gaya inti kuat berpisah, alam semesta kita Berwujud seperti sup mendidih yang berisikan kuark, lepton (dan pasangan antipartikelnya), juga boson. Oleh karenanya interaksi antara partikel-partikel subatomik dan foton terus berlangsung tanpa henti. Keadaan alam semesta yang masih sangat panas membuat foton secara spontan mengubah energi nya menjadi pasangan partikel dan anti-partikelnya. Sobat paham dong jika partikel dan anti-partikel saling bertemu maka keduanya akan saling meniadakan. Karena keduanya saling meniadakan maka energinya kembali lagi ke foton. Perlu diingat ya sobat, foton merupakan anggotan kelompok dari boson. Berbicara soal kuark, ternyata kuark itu tidak pernah sendirian ya sobat. Kuark akan selalu menarik kuark lain didekatnya, semakin kita berusaha memisahkannya maka gaya pengikat kuark akan semakin menguat. Ibarat sebuah tali, jika kita memutus talinya maka akan muncul ujung-ujung baru disetiap putusan tali kita yaa sobat. Bukti teoritis yang kuat menyatakan pada masa itu, ketika partikel zat sedikit melebihi antipartikel zat (satu miliar satu dibanding satu miliar) memberi asimetri kepada alam semesta. Penciptaan, pemusnahan dan penciptaan kembali partikel-partikel beserta anti partikelnya terus menerus terjadi. Selagi jagat raya yang terus mengembang dan mulai mendingin dan mulai tumbuh besar melebih tata surya kita sekarang ini. Namun perlu diingat sobat, pada masa itu suhu turun dengan cepat dan berada pada kondisi dibawah satu triliun derajat Kelvin. Akhirnya sobat, satu per sejuta detik telah berlalu sejak permulaan sobat. huhh merinding kalau kebayang kondisi pada saat itu ya sobat 😄. 


    Nah selagi alam semesta mulai turun suhunya, keadaannya menjadi suam-suam kuku mengakibatkan tak cukup panas atau rapat untuk memasak kuark, hingga akhirnya semuanya mendapatkan pasangannya masing-masing nih sobat. Dalam kondisi ini lah tercipta suatu kelurga partikel baru sobat dan dinamakan hadron. Pada transisi kuark ke hadron ini lah yang menyebabkan munculnya proton dan neutron. Sobat pasti sangat kenal dong dengan kedua partikel ini, jadi jika ditanya kapan proton dan neutron terbentuk ? ya jawabannya adalah ketika kondisi transisi era kuark-lepton ke hadron ya sobat 😅 itulah sebabnya proton dan neutron dapat kita pecah lagi, karena keduanya terbentuk dari gabungan beberapa kuark. Berbeda dengan elektron yang tidak bisa dipecah karena mereka adalah partikel elementer ya sobat.  Karena alam semesta yang terus mendingin membuat foton tak cukup energi untuk membentuk pasangan kuark-anti kuark pada masa itu. Foton-foton yang muncul dari semua pemusnahan partikel anti-partikel akan kehilangan energi sampai batas ambang untuk menciptakan hadron dan anti-hadron. Karena hadron dan anti hadron bertemu akan saling meniadakan sobat. Ingat ya diawal tadi, bahwa partikel zat tercipta sedikit lebih banyak daripada antipartikel zatnya. Dalam masa ini, setiap satu miliar pemusnahan (hadron dan anti-hadron) yang meninggalkan satu miliar foton, maka akan menyisakan hanya satu hadron saja. Wah kasian ya sobat hadronnya sendirian hehe. Nah hadron-hadron yang sendirian tersebut akhirnya menjadi sumber dari sumber zat yang menciptakan galaksi, bintang, planet. Dapat dibayangakan ya sobat, satu miliar pemusnahan yang meninggalkan satu miliar foton dan hanya menyisakan satu partikel zat saja, otomatis jagat raya saat itu hanya terlihat lautan foton saja tanpa yang lain. Ibarat sobat mempunyai satu miliar titik berwarna merah, dan hanya mempunyai satu titik berwarna hitam ditengah-tengahnya, maka otomatis semua akan tampak berwarna merah tanpa ada warna lain. Itulah awal terciptanya skenario "jadilah terang", ya karena memang pada kondisi saat itu alam semesta adalah lautan foton. Nah sobat satu detik telah berlalu dari permulaan. Huh baru satu detik umur alam semesta kita sudah banyak kejadian menakjubkan ya sobat. Memang memang luar binasa, eh luar biasa maksutnya ✌. 

    Baik sobat tarik napas dahulu, kita baru berjalan diumur satu detiknya alam semesta ya sobat. Silahkan minum kopi atau teh dulu sobat selagi mendinginkan otak kita yang sudah memanas karena baru saja menyaksikan fenomena satu detik permulaan alam semesta. Setelah semuanya tenang, mari kita mulai perjalan lagi dengan mengklik next di eps 3 ya sobat. Next Eps. 3. 


Regard. 

Super Mipa. 


Posting Komentar

0 Komentar